Benarkah Ada “Piramida” Raksasa di Antartika? Ini Penjelasan Geologinya
Bentuknya memang mengejutkan. Tetapi bentuk piramidal juga bisa lahir dari erosi gletser selama jutaan tahun.

Foto satelit sebuah puncak di Antartika sering muncul kembali di media sosial. Bentuknya tajam, simetris, dan dari sudut tertentu benar-benar mengingatkan kita pada piramida buatan manusia.
Lalu muncullah klaim: “Ini bukti peradaban kuno di bawah es.” Masalahnya, bentuk yang menyerupai piramida tidak otomatis berarti dibangun manusia.
Bagaimana gunung alami bisa memiliki wajah-wajah datar dan puncak tajam seperti piramida?
SEE — Apa yang sebenarnya terlihat?
Puncak viral tersebut berada di kawasan Ellsworth Mountains, Antartika Barat, khususnya Heritage Range. Puncaknya tidak memiliki nama formal. Kawasan ini sudah lama dipetakan dan diteliti geolog.
QUESTION — Mengapa bentuknya bisa begitu “sempurna”?
Dalam geomorfologi glasial ada bentuk lahan yang disebut horn atau pyramidal peak. Horn terbentuk ketika beberapa gletser mengikis sisi-sisi gunung dari arah berbeda, meninggalkan wajah curam dan tepi tajam.
IMAGINE — Bayangkan gunung dipahat dari beberapa arah
Bayangkan bongkahan batu besar yang dikeruk dari tiga atau empat sisi selama waktu sangat panjang. Setiap gletser memperdalam sisi gunung. Bagian yang tersisa menjadi puncak tajam dengan bidang-bidang curam.
EXPLAIN — Proses pembentuknya
1. Erosi gletser
Gletser yang bergerak mengikis batuan dan memperdalam lembah. Jika erosi datang dari beberapa arah, puncak di antara lembah menjadi makin tajam.
2. Freeze–thaw weathering
Air masuk ke retakan batu, membeku, lalu mengembang. Siklus berulang membantu memecah batu dan mempertegas lereng.
3. Nunatak
Bagian gunung yang menonjol di atas hamparan es disebut nunatak. Kontras batu gelap dan es putih membuat bentuknya tampak sangat dramatis.

Mengapa foto satelit mudah menipu?
Tanpa pohon, rumah, atau objek pembanding, skala di Antartika sulit ditebak. Sudut Matahari yang rendah juga dapat membuat bayangan panjang sehingga sisi gunung tampak lebih geometris.
Miskonsepsi vs sains
| Klaim | Apa yang didukung bukti? |
|---|---|
| “Piramida dibangun manusia.” | Tidak ada bukti konstruksi, blok terpotong, artefak, atau situs arkeologi. |
| “Bentuk simetris pasti buatan.” | Bentuk geometris dapat muncul alami akibat erosi dan struktur batuan. |
| “Puncaknya baru ditemukan.” | Ellsworth Mountains telah dipetakan dan diteliti selama puluhan tahun. |
Bagaimana ilmuwan mengetahuinya?
Penelitian Ellsworth Mountains memakai pemetaan geomorfologi, analisis singkapan, dan penanggalan nuklida kosmogenik. Sugden dan kolega menunjukkan permukaan batu yang dipahat es di kawasan ini memiliki sejarah paparan hingga jutaan tahun.
Genius Check
Jika bentuknya mirip piramida, bukti apa yang dibutuhkan sebelum menyimpulkan itu bangunan?
Jawaban
Bukti konstruksi, material yang disusun, artefak, pola teknik bangunan, konteks arkeologis, dan penanggalan yang konsisten.
Referensi
- National Park Service. (n.d.). Nunataks, arêtes, and horns. U.S. Department of the Interior.
- Sugden, D. E., Hein, A. S., Woodward, J., Marrero, S. M., Rodés, Á., Dunning, S. A., Stuart, F. M., Freeman, S. P. H. T., Winter, K., & Westoby, M. J. (2017). The million-year evolution of the glacial trimline in the southernmost Ellsworth Mountains, Antarctica. Earth and Planetary Science Letters, 469, 42–52. https://doi.org/10.1016/j.epsl.2017.04.006
- Science Feedback. (2024, July 9). Pyramid-shaped peaks in Antarctica are naturally carved by glaciers, not constructed by an ancient civilization.
piramida-antartika-gunung-alami • Keyword: piramida Antartika, gunung piramida Antartika, Ellsworth Mountains, pyramidal peak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar