Mengapa Logam Terasa Lebih Dingin daripada Kayu, Padahal Suhunya Sama?
Dua benda bisa berada pada suhu yang sama, tetapi tangan kita mengatakan hal yang berbeda. Rahasianya bukan pada suhu saja, melainkan seberapa cepat panas berpindah.
Kulit merasakan aliran panas, bukan sekadar angka suhu
Ketika tangan yang hangat menyentuh benda yang lebih dingin, panas berpindah dari kulit ke benda. Logam adalah penghantar panas yang baik, sehingga panas meninggalkan kulit dengan cepat. Kayu menghantarkan panas jauh lebih lambat. Otak menafsirkan kehilangan panas yang lebih cepat sebagai sensasi “lebih dingin”.
Suhu sama, sensasinya bisa berbeda
OpenStax memberi contoh serupa: logam sepeda dan kayu teras yang berada dalam kondisi lingkungan yang sama dapat memiliki suhu yang sama, tetapi logam terasa lebih dingin karena memindahkan panas dari kulit lebih cepat.
Apa itu konduktivitas termal?
Konduktivitas termal adalah ukuran kemampuan bahan menghantarkan panas. Secara umum, logam seperti tembaga dan aluminium memiliki konduktivitas jauh lebih tinggi daripada kayu. Karena itu logam juga sangat berguna untuk panci dan alat masak, sementara kayu atau plastik sering dipakai sebagai gagang.
Takeaway
Logam terasa lebih dingin bukan karena harus memiliki suhu lebih rendah, melainkan karena menarik panas dari kulit kita lebih cepat.
Referensi
- OpenStax. (2012). College Physics: 13.1 Temperature. https://openstax.org/books/college-physics/pages/13-1-temperature
- OpenStax. (2020). Physics: 11.2 Heat, specific heat, and heat transfer. https://openstax.org/books/physics/pages/11-2-heat-specific-heat-and-heat-transfer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar