Mengapa Pelangi Sebenarnya Berbentuk Lingkaran, tetapi Kita Biasanya Hanya Melihat Busurnya?
Pelangi di langit terlihat seperti busur. Namun jika kita bisa melihat tanpa terhalang horizon, bentuk lengkapnya justru sebuah lingkaran. Mengapa?
Pelangi bukan “setengah lingkaran”
Pelangi terbentuk ketika cahaya Matahari memasuki tetes air, dibiaskan, dipantulkan di bagian dalam tetes, lalu dibiaskan lagi ketika keluar. Setiap warna kembali ke mata pada sudut tertentu. Karena tetes-tetes air tersebar di banyak arah, kumpulan cahaya yang memenuhi kondisi sudut itu membentuk sebuah lingkaran mengelilingi titik antisolar—titik yang berlawanan arah dengan Matahari.
Kenapa dari tanah kita hanya melihat busurnya?
Dari permukaan Bumi, horizon dan tanah memotong bagian bawah lingkaran. Itulah sebabnya pelangi yang biasa kita lihat tampak seperti busur. Dari tempat tinggi seperti pesawat, jika tetes air juga berada di bawah pengamat, lingkaran pelangi penuh bisa terlihat.
Apa yang terjadi di dalam tetes air?
- Cahaya Matahari masuk ke tetes air dan dibiaskan.
- Sebagian cahaya dipantulkan dari sisi belakang tetes.
- Saat keluar, cahaya dibiaskan lagi dan warna-warnanya terpisah.
- Mata hanya menerima warna dari tetes yang berada pada sudut yang tepat.
Takeaway
Pelangi adalah lingkaran optik penuh. Yang membuatnya tampak seperti busur adalah perspektif kita dari permukaan Bumi.
Referensi
- National Oceanic and Atmospheric Administration. (2025). What causes a rainbow? NESDIS. https://www.nesdis.noaa.gov/about/k-12-education/optical-phenomena/what-causes-rainbow
- Met Office. (n.d.). Rainbows: Optical wonders. https://weather.metoffice.gov.uk/learn-about/weather/optical-effects/rainbows
Tidak ada komentar:
Posting Komentar